6 Cara Mengatasi Bayi Rewel Dan Demam Usai Imunisasi

Kekhawatiran banyak orang tua pasca imunisasi bayi dilakukan adalah anak jadi demam hingga rewel. Orang tua mana yang tega melihat hal ini terjadi? Tentu, seandainya bisa memilih, rasanya tidak ingin anak jadi demam akibat imunisasi. Namun, demi pertimbangan pencegahan dari berbagai penyakit, imunisasi harus dilakukan. Sebenarnya, para ibu bisa melakukan beberapa cara penanganan bayi demam dan rewel pasca imunisasi, beberapa diantaranya adalah:

1.       Buat Bayi Merasa Nyaman

Untuk mencegah bayi rewel dan menangis saat dilakukan imunisasi, sebaiknya buat kondisi senyaman mungkin. Ada banyak cara untuk membuat bayi merasa tenang dan nyaman, seperti memeluknya, mengenakannya dengan pakaian yang lembut dan tidak panas, membuat kondisi ruangan tempat ia berada sejuk dan sebagainya. Dengan membuat keadaan bayi tenang, diharapkan saat proses imunisasi dilaksanakan serta pasca imunisasi, bayi tidak rewel.

2.       Gendong Bayi Dan Tenangkan

Jika setelah berbagai persiapan dan usaha pencegahan bayi rewel akibat imunisasi sudah dilakukan, namun ternyata bayi tetap rewel atau demam, maka tindakan yang bisa dilakukan adalah menenangkannya, memangku, memeluk atau menggendongnya. Pelukan dari seorang ibu mampu membuat bayi merasa nyaman dan aman. Jaga dan selalu pantau kondisi buah hati pasca imunisasi agar jika terjadi sesuatu, orang tua dapat segera melakukan tindakan.

3.       Alihkan Perhatiannya

Cara lainnya yang dapat dilakukan untuk membuat bayi tenang saat imunisasi adalah dengan cara mengalihkan perhatiannya. Saat pihak medis melakukan imunisasi, bayi mungkin saja melihat tindakan tersebut dan membuatnya merasa takut. Oleh karena itu, lakukan pengalihan dengan cara mengajaknya bercanda, berbicara atau bermain.

4.       Berikan ASI Usai Suntik Imunisasi

Imunisasi yang diberikan dalam bentuk suntikan, sudah pasti akan membuat bayi merasa sakit. Untuk meredakan tangisan bayi serta menenangkannya, berikan ia ASI sembari melakukan sentuhan lembut pada kulit. Efek pemberian ASI dan juga sentuhan dari ibu ini dapat memberikan ketenangan bagi buah hati tercinta.

5.       Kompres

Usai pemberian suntikan imunisasi, bagian yang disuntik sangat mungkin mengalami pembengkakan. Jika hal ini terjadi, jangan keburu panik! Lakukan langkah awal penanganan yang mudah dan bisa dilakukan sendiri dengan cara mengompresnya. Ambil handuk kecil atau kain lembut serta celupkan pada air dingin, usapkan perlahan pada bagian yang bengkak.

6.       Konsultasi Ke Dokter Atau Bidan

Jika memang merasa khawatir terhadap kondisi bayi, maka tidak ada salahnya untuk meminta saran dan petunjuk dokter. Tanyakan apa saja yang harus dilakukan jika terjadi sesuatu usai imunisasi. Apabila menemukan kondisi yang tidak wajar pasca imunisasi, segera bawa bayi ke dokter, Rumah Sakit atau bidan terdekat untuk mendapatkan penanganan yang tepat. Jika ingin memberikan obat kepada bayi, sebaiknya berdasarkan resep dokter.

Para orang tua hendaknya tidak langsung berfikiran negatif ketika menghadapi demam pada bayi usai imunisasi karena hal ini merupakan sebuah reaksi yang biasa terjadi sebagai bentuk sistem kerja imunisasi dalam tubuh dalam membentuk antibodi. Namun, jika menemukan reaksi yang tidak wajar pada bayi seperti alergi parah, susah bernafas, kejang, wajah pucat serta hilangnya kesadaran, maka segera bawa bayi ke Rumah Sakit.

Sebagai catatan penting serta perhatian bagi orang tua yang hendak melakukan imunisasi kepada anaknya, sebaiknya pastikan terlebih dahulu kondisi tubuh dan kesehatan anak fit saat hendak imunisasi. Jangan memaksakan untuk suntik imunisasi, jika anak sedang sakit atau kurang fit.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *