4 Keunggulan Asuransi Syariah yang Tidak Ditemukan Pada Asuransi Biasa

Segala bentuk produk yang berlabel “syariah” memang identik dengan kaum muslim, seperti misalnya asuransi syariah . Padahal, bagi non-muslimpun tetap boleh menggunakannya jika memang berminat. Hal ini semakin diperkuat dengan pernyataan seorang tokoh dalam dunia asuransi yaitu Taufik Marjuniadi yang menyatakan bahwa asuransi syariah terbuka untuk siapapun dan bisa digunakan oleh berbagai kalangan. Semakin hari, asuransi syariah semakin banyak digunakan, tidak hanya oleh kalangan muslim saja tetapi juga non-muslim. Kira-kira, hal apa yang membuat asuransi syariah ini banyak diminati???

1.       Dana Premi Terjaga

Sebagai produk asuransi syariah, sebisa mungkin untuk tidak menimbulkan kerugian kepada kedua belah pihak, baik pengguna ataupun perusahaan sendiri. Untuk itulah, dana yang sudah masuk berupa pembayaran premi yang telah lalu akan tetap terjaga dengan baik meski nasabah tidak bisa melakukan pembayaran premi dengan baik diwaktu berikutnya atau tidak adanya klaim. Dana tidak akan hangus atau diambil oleh perusahaan.

2.       Menerapkan Konsep Gotong Royong

Konsep yang diterapkan oleh asuransi syariah adalah konsep gotong royong, dimana antara satu nasabah dengan nasabah lain dapat saling tolong menolong. Perusahaan berperan sebagai medianya, apabila ada satu nasabah memerlukan dana, maka dapat mengajukan klaim, begitu pula sebaliknya.

3.       Lebih Transparan

Untuk menghindari kecurigaan dan kerugian, maka asuransi syariah menerapkan sistem kinerja yang terbuka dan transparan. Hal ini dapat dilihat dari awal pengajuan polis, pihak perusahaan akan memberikan penjelasan yang gamblang dan mudah dipahami agar si calon nasabah dapat memahami dengan baik mengenai produk asuransi yang akan dipilih. Selain itu, nasabah juga akan diberikan informasi seputar tujuan lain adanya asuransi syariah yang berbasis keagamaan sehingga tidak melulu soal mendapatkan keuntungan yang banyak semata.

4.       Pembagian Keuntungan Sama Rata

Asuransi syariah berupaya semaksimal mungkin untuk dapat memberikan keuntungan yang sama rata kepada nasabah, tidak hanya mementingkan keuntungan perusahaan saja, tetapi juga sangat memperhatikan kondisi nasabah, bagaimana agar nasabah tidak dirugikan. Oleh karena itu, asuransi syariah dijaga ketat dan diawasi khusus oleh Dewan Pengawas Syariah (DPS).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *